Kediri, 21 April 2026 – Upaya penguatan ekonomi desa berbasis koperasi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kediri. Salah satunya melalui kegiatan monitoring usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang kali ini menyasar KDMP Selodono, Kecamatan Ringinrejo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri dalam rangka evaluasi dan pengembangan usaha koperasi desa yang telah berjalan .
Dihadiri Multi Pihak, Perkuat Sinergi
Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini dihadiri oleh berbagai pihak strategis. Dari Dinas Koperasi Kediri hadir perwakilan yaitu:
- Ferianan B. R
- Ernawati
- Wahyu Tanoyo
Sementara dari unsur kecamatan, turut hadir:
- Camat Ringinrejo, Edhi Purwanto
- Asisten camat, Eni Yosesa
Dari Pemerintah Desa Selodono:
- Kepala Desa Suyono
Serta jajaran pengurus KDMP Selodono:
- Nanda (Ketua)
- Abdul Rokhim
- Nur Kholis
- Kusnul Dewi
- Bagus Dwi
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya komitmen kolaboratif dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui koperasi modern.
Transformasi Digital Jadi Fokus Utama
Dalam pemaparannya, Ketua KDMP Selodono, Nanda, menjelaskan bahwa koperasi saat ini tidak lagi bergerak secara konvensional, melainkan telah memasuki era digitalisasi usaha.
Beberapa unit usaha yang telah berjalan di antaranya:
- Marketplace Sembako berbasis web milik KDMP
- Layanan pembayaran WIFI
- Usaha PPOB (Payment Point Online Bank) untuk berbagai transaksi digital
- Sistem pencatatan digital anggota koperasi yang lebih transparan dan akuntabel
Langkah ini dinilai sebagai strategi penting untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat posisi koperasi di tengah persaingan ekonomi digital.
Inovasi Baru: Budidaya Lele dan Kolaborasi SPPG
Tidak berhenti pada digitalisasi, KDMP Selodono juga tengah menyiapkan ekspansi usaha di sektor riil, yaitu:
Budidaya Pembesaran Lele
Program ini akan dijalankan melalui kolaborasi dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pangan Gizi), sebagai upaya mendukung:
- Ketahanan pangan desa
- Pemberdayaan ekonomi anggota
- Diversifikasi usaha koperasi
Inisiatif ini mendapat respons positif dari pihak dinas, karena dinilai mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Persiapan Launching “Gojek Desa”
Salah satu inovasi paling menarik yang dipaparkan dalam pertemuan ini adalah rencana peluncuran:
“GoDes” – Gojek Desa
Aplikasi ini merupakan platform transportasi dan layanan berbasis desa yang memiliki konsep mirip dengan Gojek maupun Grab, namun dengan pendekatan lokal.
Fitur utama meliputi:
- Transportasi warga desa
- Pengiriman barang
- Layanan UMKM lokal
- Layanan Service
- Layanan Pesan Antar Makanan
- Layanan Pijat
- Layanan Bersih-bersih
Target pasar utamanya adalah wilayah Kediri Selatan, yang saat ini belum sepenuhnya terjangkau oleh platform transportasi online nasional.
“Ini solusi nyata untuk desa, dari desa, oleh desa, dan untuk kesejahteraan masyarakat desa,” ungkap salah satu perwakilan dinas dalam diskusi.
Dukungan dan Harapan Pemerintah
Perwakilan Dinas Koperasi Kediri memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan KDMP Selodono. Menurut mereka, langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam:
- Mendorong digitalisasi koperasi
- Menguatkan ekonomi lokal
- Mengurangi ketergantungan pada platform luar
Camat Ringinrejo, Edhi Purwanto, juga menyampaikan dukungannya agar program ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa lain.
Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital
Melalui berbagai inovasi yang dijalankan, KDMP Selodono menunjukkan bahwa koperasi desa mampu bertransformasi menjadi pusat ekonomi modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan kombinasi:
- Digitalisasi layanan
- Pengembangan usaha riil
- Inovasi berbasis kebutuhan lokal
KDMP Selodono optimis dapat mewujudkan visi: